Perjalanan hingga 12 jam harus ditempuh demi satu tujuan yaitu, mengantar anak mengikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Palangka Raya (UPR). UPR sendiri menjadi pusat pelaksanaan UTBK di Kalimantan Tengah, diikuti peserta dari berbagai daerah.
Di balik pelaksanaan ujian tersebut, tersimpan beragam cerita perjuangan, mulai dari orang tua yang datang dari jauh hingga peserta yang datang lebih awal dengan wajah tegang dan penuh harap.
Salah satunya datang dari Sesilia, orang tua peserta asal Kabupaten Lamandau. Ia rela menempuh perjalanan panjang sekitar 12 jam lebih menuju Palangka Raya demi mendampingi anaknya.
Perjalanan itu dimulai sejak Minggu (19/4/2026), agar sang anak memiliki waktu istirahat sebelum menghadapi ujian.
“Perjalanannya lebih dari 12 jam. Kami berangkat hari Minggu supaya anak bisa istirahat dulu sebelum tes hari ini,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia juga mengaku tidak terlalu mengetahui secara rinci pilihan jurusan maupun kampus yang dituju anaknya. Namun sebagai orang tua, ia tetap memberikan dukungan penuh.
“Yang penting kami sebagai orang tua mendukung. Harapannya semoga perjalanan jauh ini bisa berbuah manis, semoga anak saya diterima di kampus impiannya,” tuturnya.
Sumber: Kalteng Tribun News
MASUK PTN